Tubuhnya gemetar, saku belakangnya tipis kakinya dirantai kebijakan itu.
Dia berharap lentera itu menyala menemaninya namun asa yang dia bagun direnggut otoritas sunyi.
Lontang Lantung di tengah lautan akademisi, dia berharap seperti katak merindukan hujan.
Berharap hidupnya selamat dari ular yang dipelihara pemangku kebijakan itu. Sekarang dia pasrah dalam asa, kesengsaraan.
Padang, 1 Juni 2025
Tidak ada komentar:
Posting Komentar